Uefa Menunda Investigasi Terhadap Kompetisi European Super League
Uefa telah menunda investigasi terhadap European Super League. Sumber foto: bola.kompas.com
POKER HULK - Real Madrid, Barcelona, dan Juventus bisa bernapas lega untuk sementara ini. Mereka terbebas dari hukuman karena proses investigasi European Super League masih ditunda.
Ketiga tim itu akan bersama sembilan klub lainnya adalah pencetus European Super League. Baru tiga hari setelah diumumkan, European Super League sudah keburu dihentikan karena masalah gelombang protes yang begitu keras dari pecinta sepakbola dan legenda sepakbola.
Satu per satu klub pencetus itu saat ini telah mundur termasuk enam dari Liga Inggris, lalu Inter Milan, AC Milan, dan Atletico Madrid. Sementara Madrid, Barcelona, dan Juventus yang hingga kini tetap ngotot dengan rencana European Super League.
Madrid dkk telah berdalih bahwa ide Liga Super itu adalah jalan terbaik untuk saat ini demi menyelamatkan keuangan klub Eropa yang telah terdampak pandemi virus corona. Nah, UEFA yang geram dengan aksi tersebut lantas memberikan sebuah ancaman kepada 3 klub tersebut.
Keenam klub yang telah menyatakan mundur sudah meminta maaf dan mereka saat ini cuma dikenakan denda serta teguran,. Meski juga tidak menutup kemungkinan adanya hukuman lebih berat jika ada ide serupa muncul lagi.
Nah, untuk Madrid, Barcelona, dan Juventus, UEFA yang saat ini kabarnya sudah siap untuk mencoret mereka dari kompetisi Eropa musim depan sekaligus dengan denda dalam jumlah yang luar biasa besar, karena hingga kini mereka tak kunjung membubarkan European Super League.
Tapi, UEFA saat ini berubah pikiran secara tiba-tiba. Dalam sebuah pernyataan terbarunya, UEFA akan segera menangguhkan sementara proses investigasi sehingga ketiga klub itu otomatis masih bisa bermain di kompetisi Liga Champions musim depan.
Menurut Cadena SER, UEFA yang telah melakukan ini karena sudah diperingatkan Kementerian Kehakiman Swiss terkait proses investigasi. Sebab para hakim Spanyol Manuel Ruiz de Lara telah berniat membawa kasus ketiga klub itu ke pengadilan Uni Eropa.
Ruiz de Lara telah diklaim melihat UEFA dan FIFA yang sudah bertindak semena-mena dengan melarang kompetisi European Super League, sekaligus adanya dugaan monopoli sepakbola.
"Menyusul dalam proses disiplin terhadap ketiga klub Barcelona, Juventus, dan Real Madrid terkait masalah potensi pelanggaran hukum UEFA yang berhubungan dengan proyek 'Liga Super', Komisi Banding dari UEFA juga telah memutuskan saat ini untuk menunda proses sampai pemberitahuan lebih lanjut," ujar pernyataan resmi UEFA.


Posting Komentar
0 Komentar